Dekranasda Provinsi Lampung Dalam Perannya Sebagai Salah Satu Penggerak Kemajuan Sektor Ekonomi Kreatif Di Masyarakat

Tanggal : 08-08-2015

Dekranasda Lampung

DEKRANASDA PROVINSI LAMPUNG
DALAM PERANNYA SEBAGAI SALAH SATU PENGGERAK KEMAJUAN SEKTOR EKONOMI KREATIF DI
MASYARAKAT



Oleh Budiyanto ( dari berbagai sumber )



Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS), adalah
organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi
dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta
berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan
kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).



Seperti diketahui Kerajinan sebagai suatu perwujudan
perpaduan ketrampilan untuk menciptakan suatu karya dan nilai keindahan,
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu kebudayaan. Kerajinan
tersebut tumbuh melalui proses waktu berabad-abad. Tumbuh kembang maupun laju
dan merananya kerajinan sebagai warisan yang turun temurun tergantung dari
beberapa faktor. Di antara faktor-faktor yang berpengaruh adalah transformasi
masyarakat yang disebabkan oleh teknologi yang semakin modern, minat dan
penghargaan masyarakat terhadap barang kerajinan dan tetap mumpuninya para
perajin itu sendiri, baik dalam menjaga mutu dan kreativitas maupun dalam
penyediaan produk kerajinan secara berkelanjutan.



Dengan disadarinya peranan dan arti penting dari keberadaan ‘industri’
kerajinan sebagai suatu wahana pemerataan pendapatan, penciptaan usaha baru
serta upaya pelestarian hasil budaya bangsa, maka celah-celah keberadaannya
mulai tersimak dan menggugah tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kalangan,
utamanya mereka yang erat kaitannya dengan seni budaya kerajinan itu sendiri,
seperti para pecinta/peminat barang-barang seni dan kerajinan, tokoh masyarakat
dan para seniman serta para ahli yang menggeluti bidang seni serta kerajinan.



Dilandasi kesadaran akan kelangsungan hidup dari kerajinan yang menopang
kehidupan berjuta-juta keluarga yang dihadapkan pada kemajuan teknologi
industri di satu sisi dan pelestarian nilai budaya bangsa yang harus tercermin
dalam produk kerajinan, maka dipandang perlu adanya wadah partisipasi
masyarakat bertaraf nasional yang berfungsi membantu dan sebagai mitra
pemerintah dalam membina dan mengembangkan kerajinan. Itulah latarbelakang
berdirinya Dewan Kerajinan Nasional yang dibentuk berdasarkan Surat
Keputusan Bersama 2 Menteri, yaitu Menteri Perindustrian dan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan, Nomor: 85/M/SK/3/1980 dan Nomor: 072b/P/1980, tanggal 3 Maret
1980 di
Jakarta.



Untuk mendukung kelancaran kegiatannya di tingkat daerah, dengan dipayungi
Surat menteri Dalam Negeri Nomor : 537/5038/Sospol, tanggal 15 Desember
1981, dibentuklah organisasi
DEKRANAS tingkat daerah (DEKRANASDA).
Kepengurusan DEKRANASDA dikukuhkan oleh Ketua Umum
DEKRANAS atas usulan daerah.



Dari sejak berdirinya, perjalanan DEKRANAS sudah cukup panjang dan sudah 5
periode masa bakti kepengurusan. Adapun kepengurusan
DEKRANAS masa bakti tahun 2004-2009, sesuai amanat Munas
DEKRANAS tanggal 18 April 2005, adalah berdasarkan Surat Keputusan Bersama 6
Menteri, yaitu: Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Dalam
Negeri, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Menteri Negara Koperasi dan UKM,
serta Menteri Negara BUMN, dan mengalami perubahan yang ditetapkan pada tanggal
27 April 2005.



Tujuan



DEKRANAS mempunyai TUJUAN, yaitu :





Sejalan dengan
semangat Provinsi Lampung yang kini terus melaju melaksanakan pembangunan agar
dapat diwujudkan dengan hasil karya  dan
kesejahteraan”.



Dekranasda  khususnya harus memiliki
peran aktif di dalam meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat,
sebagai upaya meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia). “karena Dekranasda
adalah motor penggerak dalam pengembangan UKM di Provinsi Lampung, maka sangat
stategis jika menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat
melalui bidang dengan peran dan fungsinya di bidang kerajinan dan industri
kreatif”.



Salah satu upaya penataan dan pembinaan serta
pengenalan bagi masyarakat yang dilakukan oleh Dekranasda Provinsi Lampung
adalah berperan aktif dalam berbagai even – even yang dilakukan di Provinsi Lampung
baik yang bersifat lokal, nasional, maupun regional, seperti pada cara
pemilihan Muli Mekhanai .



Dengan adanya sosialisasi kepada para Mulei
Mekhanai , diharapkan para peserta dapat memahami budaya, dan prooduk – produk
kerajinan ciri khas Lampung dengan sangat baik, dan dapat menjadi corong atau
duta sosialisasi maupun promosi di even - even besar di masa yang akan datang.



 




HUT DEKRANAS LAMPUNG ke 35

(03/03/2015) Istri Gubernur Lampung sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Ny

DEKRANASDA PROVINSI LAMPUNG IKUTI EVENT “PAMERAN JOGJA TEBAKIN 2016”

Minggu lalu tepatnya tanggal 26 – 28 Agustus 2016,

PARTISIPASI DEKRANASDA LAMPUNG DALAM INDONESIA’S DAYS & CHARITY BAZAAR

Dekranasda Provinsi Lampung yang tergabung dalam Tim